Pada bulan juli 2016 lalu, AS sempat dihebohkan dengan peretasan yang diduga dilakukan oleh Hacker asal Rusia. Dimana dalam kasus peretasan tersebut terjadi pada Partai Demokrat dimana partai tersebut merupakan partai pendukung dari Hilarry Clinton.
Dalam kasus tersebut, Ribuan email dari staf Partai Demokrat pun diretas sehari sebelum konvensi nasional yang diadakan untuk melantik Hillary Clinton sebagai calon Presiden. yang tentunya mendangkan spekulasi bahwa Rusia melakukan hal tersebut untuk membantu Trump memenangkan Pemilihan Presiden AS.
Dimana Trump sendiri menolak jika apa yang dilaporkan oleh Badan Intelijen (CIA) tentang keterlibatan Rusia dalam pemilihan presiden (pilpres) untuk memenangkan dirinya sebagai presiden merupakan sesuatu hal yang sangat konyol. Dimana menurutnya hal tersebut Trump menganggapnya hanyalah alasan semata saja. Selain itu dirinya juga menuding jika ada orang dibalik Partai Demokrat yang mempengaruhi pemberitaan media dan dirinnya juga tidak yakin laporan semacam itu muncul dari CIA.
Sementara itu , Presiden Barack Obama Sendiri telah memerintahkan untuk secara cepat untuk pihak yang bertanggung jawab pada kasus ini segera menyelidikinya. Dan Obama sendiri berharap jika kasus tentang peretasan ini dapat dengan cepat terselesaikan sebelum dirinya mengakhiri masa jabatannya pada tahun Januari 2017 mendatang.
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon