Beberapa waktu lalu Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY memang merasa resah setelah dirinya merasa disadap terkait pembicaraannya dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin dalam pernyataan salah satu pengacara Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok dalam sidang dugaan penistaan ke-8 yang dilakukann beberapa waktu lalu.
Dan seperti yang diketahui jika SBY akhir-akhir ini memang kerap membahas tentang keadilan akan Privasi dirinya dan juga seperti Kicauan di twitter yang baru-baru ini di kicau olehnya yang menyatakan agar dirinya yang mendapatkan keadilan dan juga keselamatan jiwanya usai isu penyadapan tersebut.
Merespon hal tersebut , Wakil Presiden Jusuf Kalla sendiri menjelaskan jika sebenarnya seorang mantan presiden saat ini dikawal 60 anggota pasukan pengaman presiden. Dan tentunya 60 anggota Paspampres itu menjaga keamanan dari sang Mantan Presiden.
"Pengamanan itu sudah ada dan setiap mantan pimpinan itu sudah dikawal 60 orang Paspamres." Ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla dihadapan wartawan.
Selain itu juga JK mengatakan keprihatinannya atas demonstrasi yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di depan kediaman pribadin Presiden ke-6 yang berada di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan itu.
Sementara itu , Demonstrasi yang di lakukan oleh ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Silaturahmi Mahasiswa dan berujuk rasa. Para Demonstran itu meminta Presiden ke-6 itu untuk tidak "Baper dan mereka juga membagikan selebaran berisi tuntutan.. Dimana tuntutan minta penegakan hukum kasus-kasus yang lalu.
Dan juga mereka tidak lupa membentangkan spanduk bertuliskan "Menolak dan lawan isu SARA upaya adu domba rakyat", dan "Tolak dan lawan organisasi radikal yang anti-Pancasila, NKRI harga mati".
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon